Drama, an easiest way to escape from reality
Setiap orang mempunyai cara yang berbeda untuk bisa bahagia. Ada yang bahagia dengan menghabiskan weekend mereka untuk berpetualang di tempat baru, ada pula yang bahagia dengan berbelanja barang yang sangat diidamkan dari lama, atau cukup dengan merasakan makanan enak pun sudah sangat merasa bahagia. Berbeda dengan mereka, buat saya bahagia bisa diraih dengan duduk di depan monitor menghabiskan waktu saya untuk menonton drama. Entah berapa jam dalam hidup saya yang saya gunakan untuk menonton drama, yang pasti saya selalu merasa bahagia karenanya.
Sudah berapa banyak komentar yang datang mempertanyakan apa gunanya menghabiskan waktu berjam- jam hanya untuk menonton drama. Buat saya menonton drama itu banyak gunanya. Saya bisa merasakan pergi ke tempat baru tanpa mengeluarkan banyak biaya. Saya belajar budaya dan sejarah dari negara lain dengan sangat menyenangkan. Bahkan secara tidak sadar kemampuan Bahasa Inggris saya pun meningkat karena drama.
Full house adalah drama pertama yang mengantarkan saya menjadi dramaddict. Drama korea yang dibintangi oleh Rain dan Song Hye Gyo ini begitu membekas dalam ingatan. Kisah tentang newbie scriptwriter yang ditipu temannya sendiri hingga harus terpaksa kawin kontrak dengan aktor terkenal. Tingkah laku Ji Eun yang kocak bisa membuat saya setia menunggu setiap episodenya.. Setelah menonton drama ini saya rajin mengikuti drama korea lain yang ditayangkan Indosiar. Sassy girl Chunyang, Starway to Heaven, Jewel in the Palace dll. Petualangan menonton drama ini berlanjut hingga perguruan tinggi dimana saya mulai mengenal dunia dorama Jepang. Sudah tidak lagi bisa dihitung berapa banyak drama yang saya tonton sampai sekarang.
source pict : http://aleediaries.blogspot.co.id
Intensitas menonton drama mulai berkurang setelah saya mulai sibuk dengan pekerjaan. Walaupun saya masih menonton drama tapi perasaannya sudah tidak sama lagi. I think I got burned out. Tahun lalu adalah tahun yang berat bagi saya. Tahun kemarin, saya mencoba membuka hati saya yang mungkin sudah sangat berkarat hanya untuk dipatahkan begitu saja. Saya berusaha mengalihkan perhatian pada rutinitas saya, tapi selalu berakhir dengan merasa kesepian. Hingga akhirnya teman saya merekomendasikan untuk menonton drama jepang berjudul Kahogo no Kahoko. Tetiba perasaan menyenangkan itu datang lagi. Saya larut dalam ceritanya, saya tertawa melihat ulah Kahoko, merasa gemas sendiri melihat interaksi Hajime dan Kahoko, serta ikut menangis melihat kasih sayang Baba pada keluarganya. Semenjak itu saya tersadar, Wah ternyata drama juga cara yang ampuh buat saya untuk move on hahaha. Cukup menonton drama,drama, dan drama lalu entah tetiba perasaan sakit dan hampa itu hilang begitu saja.
pic cr: miyunemily
Hal ini pun berlanjut, ketika saya sedang merasa lelah atau kesal terhadap sesuatu. Sebuah drama yang bagus membuat mood saya yang sebelumnya berantakan menjadi kembali normal. And then everything makes sense because To me, drama is easiest way to escape from my gloomy day. It is like an oasis, an life preserver. That's why I started this blog. I will not keep this happiness alone. Please join my quest and spread this love all around...



🎉
ReplyDelete