[Recap / Sinopsis] Radio Romance episode 1


Drama ini adalah salah satu drama yang saya nantikan diantara jajaran drama drama baru yang bertebaran. I am looking forward to watch this drama because somehow this drama have that sunny vibe that might be help against mellow condition caused by the cloudy weather. It’s sound so complicated LOL. Intinya drama ini sepertinya bakal bikin senyum senyum bahagia di tengah gerimis hujan yang sering bikin suasana hati jadi sendu  -ceilaaah-  
Tema cerita nya si menggunakan tema klise yang sudah banyak di daur ulang di dunia per Kdrama an, tentang romance antara emotionally cold top star dan bright heroine di tempat kerja. Cuman karena background tempatnya itu radio serta acting pemainnya yang enak dilihat saya si optimis drama ini bakalan layak jadi tontonan.

Episode 1 Recap / Synopsis

Suara seorang perempuan terdengar di radio yang tersiar di seluruh penjuru kota. Siarannya bercerita tentang cinta pertama. Suasana yang syahdu ini terlihat berbeda dengan suasana di dalam studio siaran, writer dan PD program radio tersebut tampak marah dan berusaha menghentikan siaran. Song Geu Rim (Kim So Hyun ) ternyata hanyalah seorang Junior writer dari program radio yang menggantikan DJ radio sebenarnya yang  sering melewatkan siaran.

Ketika kembali on air, Geu Rim berusaha menutupi fakta bahwa DJ sebenarnya, seorang idol bernama Mi nu sedang terjebak macet sehingga dia terpaksa menggantikan Mi nu di awal acara. Telepon Geu Rim berdering karena Minu menelepon di tengah siaran langsung. Namun karena terjebak dalam situasi Geu Rim menjawab telepon tersebut dan memanggil Mi nu dengan “Dog Mi nu” HA!

Mi nu berteriak di telepon bahwa dia tidak akan pernah mau siaran lagi untuk seterusnya hingga membuat seluruh studio hening dan Geu Rim segera memutar lagu untuk menutupi kejadian itu.
Seusai acara Manajer Kang memanggil semua tim, tentu saja untuk mengomeli mereka. Manajer Kang benar benar tidak habis piker bagaimana bisa seorang DJ seringkali melewatkan siaran langsung dan walaupun dia siaran selalu saja dalam keadaan mabuk. Kejadian geu Rim yang memanggil nama Minu tak sepantasnya juga ikut diungkit ungkit. Manajer Kang mengancam jika Minu tidak hadir lagi dalam siaran langsung, Manajer Kang akan meng cancel acara radio mereka sepenuhnya. 

Rupanya hari buruk Geu Rim tidak berhenti di situ saja, Writer Ra pun memarahi Geu Rim karena merasa memastikan Mi Nu datang saat siaran adalah tugas utama Geu Rim. Bahkan dengan sinis dia menambahkan sindiran kalau dia terlalu baik tidak pernah menyuruh Geu Rim menulis naskah karena memang Geu Rim tidak pandai menulis naskah. Makanya tugas dia sebenarnya hanyalah memastikan Mi Nu untuk datang di siaran selanjutnya. Saat sedang sibuk menelopon, anak magang di radio tersebut melihat postingan tentang actor terkenal yang memenuhi seluruh berita. Geu Rim berkomentar betapa palsunya senyum aktor tersebut. Akhirnya Geurim berhasil melacak keberadaan Mi Nu dari postingan instagram Mi Nu. Ternyata Mi Nu sedang berpesta dengan teman – temannya di sebuah hotel. Geu Rim pun menuju hotel tersebut untuk mendatangi Mi Nu.



Di hotel yang sama sedang terjadi konferensi pers drama “Rainy Days”. Drama ini di bintangi oleh aktor terkenal Ji Su Ho (Yoon Doo Joon). Su Ho menjelaskan pada wartawan kalau drama ini adalah pre produced drama dan sudah selesai diproduksi sekitar 80% . Dia juga sudah membaca seluruh naskahnya sehingga dia yakin drama ini adalah drama yang bagus makanya dia ikut bergabung dalam drama ini. Wartawan lainnya mencurigai Su Ho ikut dalam drama ini karena posisi  Ibu Su Ho yang bertindak sebagai CEO pada rumah produksi drama ini. Su Ho dengan tenang menjawab bahwan tentu saja hal itu ikut berpengaruh karena Ibu nya berjanji bahwa semua hasil keuntungan drama ini akan di sumbangkan.

Lirikan matamuuuu....


Sementara itu Geu Rim terlihat sibuk meladeni teman teman Mi Nu dengan membuatkan Soju bomb. Geu Rim mengancam Mi Nu yang sudah mabuk bahwa Mi Nu harus datang ke siaran selanjutnya jika tidak dia akan mengejar Mi Nu hingga ke ujung dunia sekalipun.  Geu Rim keluar untuk mengangkat telepon dari Writer Ra dan mengatakan kalau Mi Nu sangat merasa bersalah. Pintu elevator terbuka dan ternyata ada Su Ho di dalam, Su Ho menatap Geu Rim bahkan mencegah pintu elevator tertutup sehingga dia bisa memandang Geu Rim lebih lama. Manager Suho bertanya apakah Su Ho mengenal Geu Rim, tapi Su Ho menyangkalnya dan berkata dia mengira Geu Rim akan masuk makanya dia sengaja memencet tombol open. Saat pintu elevator akan tertutup Geu Rim sempat melihat Su Ho.

potret keluarga bahagia yang kayaknay cuman pencintraan semata

Su ho sedang duduk di restoran mewah bersama orang tuanya. Ternyata hari itu adalah hari ulang tahun Ibunya. Su Ho dan ayahnya berlomba lomba memberikan hadiah untuk Ibunya mulai dari bunga mahal, cincin, scraft, sampai sepatu bermerk. Orang orang di restoran tersebut hanya bisa memandang dengan kagum betapa keluarga kecil itu.

Jjeng jjeng jeeng jeeng
 Geu Rim dengan susah payah  menyeret Mi Nu untuk pulang. Dia memapah Mi Nu yang terlalu mabuk di dalam lift. Tidak di duga Su Ho masuk ke dalam lift tersebut dan memandang keduanya. Melihat Mi Nu Nampak sangat santai bergelendotan pada Geu Rim membuat Su Ho kesal tanpa alasan yang pasti . Sedangkan Geu Rim sibuk hanyut dalam pikiran apakah Su Ho mengenalinya dan haruskah dia nekat mengajak Su Ho menjadi bintang tamu di acara radionya?


DDP (Diem Diem Perhatian)
Mi Nu yang sedang mabuk berceloteh kalau dia akan melakukan apapun untuk Geurim.  Geu Rim sangat malu dan menyuruh Mi Nu diam. Su Ho dengan kalemnya mendorong kepala Mi Nu dengan telunjuknya sehingga kepala Mi Nu tidak lagi bersandar pada pundak Geu Rim.  Melihat hal ini Geu Rim mengucapkan terima kasih . Su Ho berkomentar nampaknya Mi Nu sangat mabuk. Geu Rim kemudian menjelaskan bahwa Mi Nu adalah DJ di acara Radionya dan mengundang Su Ho untuk menjadi bintang tamu di acara tersebut. Su Ho tersenyum dan berjanji mungkin dia akan datang karena kelihatannya acara radio tersebut terdengar menyenagkan. Lalu menambahkan Apakah dia bisa mengajak penulis ke hotel juga karena dia tidak pernah mengajak penulis sebelumnya. Ejekan Suho ini membuat Geu Rim terdiam dan bingung.



Geu Rim kemudian bercerita mengenai ejekan Mi Nu ini kepada temannya. Temannya tidak percaya dan berkata mungkin Geu Rim salah mendengar. Geu  Rim sangat yakin akan pendengarannya dan bahkan memperagakan senyum sinis Su Ho padanya. Namun temannya berkata bawa temannya temannya pernah bekerja bareng Su Ho dan hanya bisa memuji Su Ho saking baiknya. Kemudian  temannya yang lain pun bercerita mengenai rumor keluarga Su Ho yang tampak bahagia itu cuman pencitraan saja. Ayah Su Ho yang sepertinya sangat mencintai Ibu Suho senang berselingkuh dengan daun muda.  Sedangkan Ibu Suho hanya peduli pada barang – barang bermerk saja. 

Geu Rim mengingatkan temannya,  4 tahun lalu Suho menjegalnya di sebuah pesta. Walaupun tentu saja Su Ho menyangkal tuduhan Geu Rim yang menyatakan Su Ho sengaja menjegalnya. Dengan angkuh dia minta maaf tidak sengaja menjegalnya karena kakinya terlalu panjang sambil berlalu begitu saja.

Speak of the devil, Su Ho keluar ke tempat parkir dan menjumpai manajernya sedang menunggunya untuk mengantarnya pulang. Dengan enggan Su Ho berkata bahwa dia bisa pulang sendirian. Malamnya Su Ho bermimpi berlari di gang gelap dengan kepala berdarah - darah. Sepertinya dia sedang dikejar oleh 3 orang pria. Pria tersebut memukul Su Ho dan mendorong tubuhnya ke tembok. Su Ho mengira sedang berada dalam sebuah adegan drama dan berharap seseorang menghentikan scene nya. Setelah itu tiba tiba dia terbangun dan dengan penuh gemetar dia berbisik "cut"

Keesokan harinya, Mi Nu tetap tidak muncul di studio padahal siaran akan dimulai. Geu Rim meyakinkan Writer Ra kalau Mi Nu pasti datang. Geu Rim menyerahkan naskah yang sudah di tulisnya untuk dikomentari oleh Writer Ra. Writer Ra tidak suka cara Geu Rim menuliskan naskahnya. Geurim berpendapat karena di radio orang hanya bisa mendengar suara, maka sebaiknya naskahnya harus menggambarkan secara detil situasi di radio jadi pendengar merka bisa dengan mudah membayangkan. Pendapatnya ini ditolak mentah mentah oleh writer Ra dan malah menyuruhnya membelikan sandwich karena dia lapar.

Seorang  lelaki berpakaian eksentrik masuk ke kantor Geu Rim dan mengucapkan namaste ke semua orang. Lelaki itu menghampiri Geu Rim lalu memakan sandwich Geu Rim sambil berkata ternyata peran Geu Rim yang disuruh suruh membeli makanan tidak juga berubah. Teman Geu Rim tampak terkejut melihat lelaki itu. Lelaki itu adalah PD Lee Gang yang baru kembali dari liburannya ke India.

Gini Gini ganteng lo dia
PD Lee masuk ke kantor manager kang dan menyapanya. Manager Kang terkejut melihat penampilan PD Lee yang tidak karuan. Dia mengatakan pada PD Lee berkat usaha kerasnya membujuk atasan, PD Lee bisa kembali bekerja untuk itu dia mohon agar PD Lee bisa membuat acara yang menghasilkan rating. PD Lee yakin bisa memproduksi acara itu namun Manajer Kang ragu karena tidak ada yang mau bekerja dengan PD Lee lagi. Uh Oh

Semua orang di studio tampak panik dan marah ketika Geu Rim datang. Ternyata ada artikel yang menyatakan si Mi Nu akan pergi ke luar negeri.  Mi Nu pun menelepon sehingga Geu Rim percaya wartawan sedang melakukan kesalahan saat menulis artikel itu. Bukannya mengabarkan kedatangannya, Mi Nu malah minta maaf karena dia sedang ada di bandara dan memang akan pergi ke luar negeri. Geu Rim yang marah kemudian pergi ke bandara untuk menyeret Mi Nu pulang. 



Di bandara Mi Nu sibuk melakukan salam perpisahan untuk para penggemarnya, Dia berharap para penggemarnya menanti kedatangannya pulang. Di tengah kekaguman para penggemarnya, Geu Rim mendorong Mi Nu dari belakang dan mengomelinya panjang lebar. Dia tidak percaya bisa - bisanya Mi Nu mengkhianatinya setelah semua yang dilakukan untuknya. Dia menyeret Mi Nu untuk kembali siaran walaupun Mi Nu menolak mentah mentah karena merasa malu siaran di radio. Geu  rim sangat geram karena walau siaran radio memalukan bagi Mi Nu tapi siaran radio ini adalah segalanya bagi Geu Rim. Penggemar Mi Nu mencoba menyelamatkan Mi Nu dengan memisahkan Geu Rim dan Minu sampai Geu Rim terjatuh ke lantai. Geu Rim pun akhirnya terpaksa membiarkan Mi Nu pergi dan pulang dengan tangan kosong. 

Sesampainya di radio, ternyata studionya sudah diisi dengan siaran program lain. Dengan berat hati Geu Rim memberekan peralatannya karena berarti dia sudah dipecat. Geu Rim membaca kembali naskah yang dibuatnya dan bertanya - tanya apakah naskahnya sejelek itu. PD Lee muncul entah dari mana dan membenarkan kalau naskahnya memang sejelek itu.





Di rumah Geu Rim bercerita pada Ibunya kalau dia sudah dipecat. Dengan sangat cool Ibunya mendengarkan dan menyemangati Geu Rim bahkan menggoda Geu Rim untuk tidur sepanjang hari sampai dia lelah mumpung dia sudah tidak pekerjaan. Super Cool Mom!!!
Mereka berdua beraring di tempat tidur dan mendengarkan radio, sesuatu yang sudah lama mereka tidak lakukan semenjak Geu Rim menjadi assistant writer. Geu Rim ingat mendengarkan radio dalam perjalanan pulang setelah operasi mata Ibunya. Geu Rim memberitahu ibunya bahwa langit biru sudah berubah menjadi merah pertanda senja. Geu rim pun berjanji saaat dia menjadi Penulis Utama dia akan memakai kata - kata itu pada pembukaan acara radionya nanti. Duh jadi terharu gini *berkaca - kaca*

Keesokan harinya Geu Rim terbangun oleh suara telepon dari PD Lee yang menyuruhnya datang ke kantor. Geu Rim mendengar bahwa PD Lee sedang membuat acara show baru. Namun sayangnya tidak ada seorangpun yang mau bekerja dengan PD Lee. Bakan sepanjang mereka berjalan pada para penulis di kantor itu menutup biliknya saking takutnya pada PD Lee. buahaha

PD Lee meyakinkan Geu Rim kalau Geu Rim bisa mengajak Ji Su Ho sebagai DJ pada program radio nya maka PD Lee akan menjadikan Geu Rim sebagai penulis utama pada acra radio tersebut. Namun tetep saja Geu Rim tidak yakin karena seorang superstar sesibuk Ji Ho mana mau mengikuti program acara harian seperti acara radio. Walaupun begitu tetap saja tawaran PD Lee ini sebuah tawaran yang terlalu bagus untuk diindahkan. Geu Rim pun pulang dan mempersiapkan diri dengan mempelajari semua tentang Su Ho. Dia belajar banyak mengenai kesukaan Suho, Apa yang di bencinya hingga manajernya.




Di lokasi syuting saat makan siang, Su Ho ditinggal sendirian oleh manajernya yang sibuk mengusir sasaeng nya Su Ho. Geu Rim pun menghampiri Su Ho dan memberikan makanan dan vitamin serta  mengingatkan Su Ho tentang pertemuannya mereka sebelumnya dimana Su Ho berkata melakukan siaran radio pasti menyenangkan.  Su Ho menyangkal bahwa dia pernah berkata menyetujui untuk menjadi bintang tamu dalam acara radio Geu Rim. Namun geu Rim berkata  Hingga akhirnya Geu Rim terpaksa pergi karena diusir oleh manajer Su Ho. dia tidak ingin menjadikan Su Ho bintang tamu tapi ingin Su Ho menjadi DJ di acara radionya. Geu Rim tidak pernah mendengar jawaban dari Su Ho karena sudah keburu di usir oleh manajer Su Ho.

Su Ho kembali melanjutkan syuting adegan dimana tidak seperti biasanya dia melakukan kesalahan. Di adegan ini pemain wanita akan jatuh ke dalam kolam namun pemain wanita itu menolak karena terlalu takut melakukannya. Dia ingin ada pemain pengganti sayangnya sangat susah mendapatkan pemain pengganti di waktu yang singkat ini.



Geu Rim mendapatkan ide dan bersedai menjadi pemain pengganti. Geu Rim yang sangat cantik memakai hanbok menghampiri Su Ho. Su Ho nampak terpesona memandang Geu Rim.  Geu Rim berkata bahwa sudah sepantasnya mereka saling membantu. Geu Rim berharap setelah ini Su Ho akan balik membantunya. Su Ho malah balik memarahi Geu Rim dan berharap Geu Rim tidak akan pernah menganggunya lagi.

Brutal!!
Saat syuting pun tiba, Geu Rim berkali kali melakukan adegan jatuh ke kolam. Melihat kesungguhannya bahkan sutradara pun memuji usaha keras Geu Rim. Diam diam Su Ho memperhatikan dari jauh. Dia merasa khawatir ketika Geu Rim tidak juga keluar dari kolam karena kakinya mendadak kram.  Saat akan menolong, Geu Rim muncul ke permukaan kolam dan bersandar di tepian kolam.




Su Ho pun teringat saat dulu memandangi Geu Rim bermain salju dikelilingi anak anak kecil dengan penuh kegembiraan. Su Ho tersenyum lembut melihat Geu Rim dari kejauhan. Kembali ke masa kini Su Ho pun menatap Geu rim dengan pandangan yang sulit dijelaskan. 


Thought :

Hoaaaaaaaa akhirnya berhasil juga menulis recap 1 episode. Saya menikmati episode satu ini. Satu – satunya yang bikin agak ragu adalah chemistry antara pasangan Kim So Hyun dan Yoon Doo Joon dengan jarak usia 10 tahun.  Tapi setelah menonton episode pertama keraguan itu jadi agak sedikit sirna. Doo Joon dan So hyun berhasil membuktikan kalau rentang usia 10 tahun tidak menjadi halangan bagi mereka. Selama saat melihat drama ini menerima mereka sebagai Geu Rim dan Su Ho dan melupakan jarak usia mereka seperti mereka akan jadi cute couple.

Di drama ini jadi semakin sadar kalau sebenarnya So Hyun lebih senang melihat dia bermain sebagai gadis tangguh atau yang punya bright character dibandingkan gadis  sendu  seperti perannya di Ruler. So Hyun dapat bertransformasi dengan sempurna memainkan Geu Rim, sang asisten penulis radio yang energik.  

Salah satu yang bikin semangat nerusin drama ini adalah hubungan antara Geu Rim dan Ibunya yang tuna netra juga digambarkan sangat indah. Bagaimana Geu Rim berusaha menjadi menggambarkan segala nya untuk Ibunya yang buta agar ibunya dapat membayangkan keadaan sekitarnya. Hal ini menjelaskan kenapa ibunya memberi nama Geu Rim yang kalo diterjemahkan secara harfiah memang berarti gambar. Atau pada saat Ibunya dengan sangat santai menyuruh geurim untuk tidur saja  sepanjang hari setelah tahu Geurim dipecat dari pekerjaannya. Hobi Geurim dan ibunya yang mendengarkan radio tiap malam adalah salah satu alasan utama Geurim termotiasi menjadi penulis program radio.

Do Joon bisa dengan baik memainkan peran sebagai Ji Su hoo, A list actor yang misterius. Hanya saja seperti Doo Joon jauh lebih charming kalau memerankan peran yang agak quirky seperti perannya di Let’s eat dan Splash splash Love. Tapi mungkin karena baru 1 episode jadi belum terlalu kelihatan kali ya. Seperti kebanyakan pemeran utama pria di drama korea yang dingin pasti ada keluarga bermasalah dibaliknya haha… Jadi keluarganya si Su hoo ini nampaknya cuman keluarga formalitas aja alias pencintraan di depan kamera. Di belakang kamera si sungguh problematic sekali. Manya itu si Su hoo ini tumbuh jadi pribadi yang sinis dan arogan. Mama Su hoo di rumorkan sangat terobsesi pada barang bermerk sedangkan sang papa doyan selingkuh di luaran. Si Su ho ini nampaknya juga punya gangguan tidur dan sering bermimpi buruk. Untunya masih ada manajernya (yang ngga kalah gantengnya) peduli pada Su hoo bahkan setia melindunginya dari gangguan sasaeng sekalipun. Walaupun keliatannya arogan si Suho ini sebenernya peduli juga kok. Buktinya dia nyuruh si managernya buat makan walaupun manajernya nolak karena ngga tega dia makan sendirian sementara si Su hoo nya mesti nahan lapar gegara syuting. 

Tokoh lain yang menarik perhatian ya siapa lagi kalo bukan si senior Namaste, Lee Gang. Senior PD ini keliatan nya woles banget dan kayaknya si bakal jadi comic reliefdi drama ini. Saya si suka mudah jatuh cinta sama karakter yang agak2 quirky gini. Tapi di hold dulu cintanya karena baru satu episode. Kita liat dah sejauh apa si ganteng Yoon Park bisa bikin karakter Lee Gang ini jadi charming. Si Lee Gang ini yang janjiin si geu rim bakal jadi head writer kalo sampai geu Rim berhasil bikin Su hoo jadi DJ di acara Radio mereka yang baru. Duh bang, impossible we do  Miracle we try niy dah ceritanya.

Cuman ya gengs, satu si yang bikin pingin garuk2 tembok. Di akhir episode ada flashback  si Su Hoo senyum senyum ngeliatin Geu rim main salju sama anak anak kecil. Nah kan berarti udah suka dong ya dari kecil…. Kenapa oh kenapa  tokoh utama nya selalu jatuh cinta pas kecil terus ketemu pas dewasa. Sekali kali dong chaka nim biar mereka jatuh cintanya pas uda gede. Sama sama dewasa tanpa embel embel masa lalu gitu lo ….

Hahahhaha kok saya yang baper.

Tapi ya selama ceritanya kedepannya nanti bisa bagus si kayaknya bisa lah saya terima. Udah deh bakalan ngga sabar lanjut ke episode 2 nanti. Kayaknya bakal nambah seru karena ada Kwak Dong Yeon nya niy. Semoga selanjutnya bisa makin bagus ya. 


Comments

Popular posts from this blog

[News] Jung Hae In and Sohn Ye Jin play in new JTBC "Pretty Noona Who Buys Me Food"

[Recap / Sinopsis] Kakegurui episode 1