[Recap / Sinopsis] Kakegurui episode 1
Sebenarnya saya udah agak hilang
minat sama drama anak SMA, soalnya kisah
cinta anak SMA ini kebanyakan gampang ditebak alurnya hehe… Weeeeits tapi drama yang satu ini beda dari yang lain. Drama ini bercerita tentang
Jabami Yumeko, seorang cewek manis yang ternyata punya hobi main judi. Jadi
Yumeko ini bener bener menikmati sensasi dari mempertaruhkan resiko yang biasa
dilakukan dalam judi. Karena yang main dedek Hanami yang bikin jatuh cinta pas
main di I Want To Eat Your Pancreas, jadilah kakak ini pingin nonton. Penasaran
juga karena temanya ngga biasa, judi gitu loo….
Episode 1 Recap/ Sinopsis
Seorang cowok dan cewek terlihat
serius bermain poker. Si cowok walaupun
nampak gugup yakin kalo bisa menangin permainan karena punya kartu bagus
makanya dia naikkin taruhan. Cowok ini buka kartunya yang full house, setelah
ngeliat kartu cewek ini manyun sedetik dan berubah seketika dengan bilang terima kasih
bantuannya sambil buka kartunya yang ternyata
lebih bagus yaitu royal straight flush. Karena kalah si cowok digantungi kalung
dan cewek ini memanggil si cowok dengan sebutan pochi.
Si cowok yang namanya Ryota Suzui (Mahiro Takasugi) kemudian cerita kalo di sekolah dia Akademi Hyakkaou adalah sekolah anak orang
kaya yang berdiri selama 122 tahun. Anak – anak dari keluarga politikus sampai
bisnisman terkenal banyak yang sekolah disini. Di sekolah ini ada tradisi untuk
menentukan sistem kelas dengan berjudi. Jadi
perjudian ini bakalan di kelola oleh pihak OSIS. Para siswa bakalan bayar ke
pihak OSIS dan dirangking. Siswa yang menempati peringkat di bawh 100 bakalan
dijadiin "pochi” atau dengan kata lain budak dari siswa lain. Pochi ini sebutan
buat cowok dan Mike adalah sebutan untuk cewek.
Kalau udah jadi pochi bakalan
sengsara banget karena bisa diperlakukan semena – mena oleh siswa lain. Seperti
suzui ini, dia ditendang tendang sekenanya sama Jun Iwatari teman satu
sekolahnya. Jun ngingetin Suzui kalau peringkatnya itu dibawah 100 makanya si
Suzui ini pantes banget jadi hewan peliharaan mereka atau pochi. Satu satunya
cara buat lepas dari status pochi adalah membayar uang dalam jumlah besar pada
pihak OSIS. Sekali berhutang siswa disini tidak bisa keluar atau kabur dari
sekolah karena hutang mereka dari kalah berjudi akan dibebankan pada orang tua
mereka. Makanya Suzui ngga bisa keluar dari sekolah karena masih sayang orang
tuanya. Dia ngga mau orang tuanya menanggung beban. Jun bahkan nawarin uang ke
Suzui, pas mau diambil dengan seenaknya Jun nginjek Suzui dan mengejek Suzui mana
mungkin dia ngasih uang ke hewan peliharaan macam Suzui.
Suzui akhirnya bisa melarikan
diri dari Jun dan masuk ke ruangan tempat Saotome Marie berada. Saotome marie
ini yang tadi ngalahin Suzui makanya dia bertingkah sebagai majikan Suzui.
Suzui bilang sekali jadi pochi artinya nasib kamu bakalan tamat karena ngga
bakal ada jalan keluar selain nurutin perintah majikan.
Tibalah seorang cewek misterius
yang berjalan sepanjang koridor sekolah. Cewek ini adalah Jabami Yumeko (Minami Hamabe) murid
pindahan baru. Yumeko memperkenalkan diri di depan kelas Suzui. Tampilan Yumeko
yang manis dan cantik ini mengundang perhatian teman teman sekelasnya. Guru
mereka menugaskan Suzui yang memang ketua kelas untuk menemani Yumeko
berkeliling sekolah. Yumeko menyapa Suzui dengan manis. Suzui cuman bisa terpana
sementara Saotome ngelihat mereka berdua dengan sinis.
![]() |
| Gamble is NO NO NO NO |
Saat mengantar Yumeko keliling
sekolah, Suzui menegaskan dengan penuh
semangat dan segala upaya kalau Yumeko
jangan pernah sekali kali mau diajak berjudi sama yang lain. Di luar dugaan
Yumeko hanya tersenyum dan berkata dia sangat menantikan ajakan berjudi dari
yang lain. Muka Suzui seakan mau bilang niy bocah gimana seeeh hahahaha
Di kelas Yumeko ini dikerubungin
sama anak anak lain yang penasaran pingin temenan sama Yumeko. Tiba tiba
Saotome menghampiri Yumeko dan menantangnya berjudi. Yumeko mengiyakan sambil
tersenyum dan bertanya permainan apa yang akan mereka mainkan. Saotome
menantangnya bermain “Ballot Rock Paper Scissors”. Dalam sekejap ruang kelas
mereka berubah jadi arena judi hahaha
Saotome menerangkan maksud dari
permainan ini, permainan ini adalah ciptaan kelas mereka sendiri. 30 anak di
kelas mereka akan menggambar batu, gunting atau kertas sesuai pilihan mereka di
kertas suara dan memasukkannya dalam kotak suara. Kemudian pemain akan
mengambil 3 kertas suara tersebut. Selanjutnya pemain bisa milih dari 3 kertas
suara itu buat main batu gunting kertas. Mereka masing masing diberi 120 koin
yang tiap koinnya bernilai 100.000 yen. Jadi mereka bakal mempertaruhkan 1.2
juta yen. Saotome mempersilahkan Yumeko buat nentuin taruhan dan Yumeko milih
buat mempertaruhkan 2 koin.
Suzui jelasin kesempatan buat dapetin masing masing
batu, gunting, sama kertas itu langka banget. Jadi misalkan kita dapat kartu 2
batu dan 1 kertas, maka kita bakalan mikir kartu batu itu banyak yang
punya jadinya kita bakalan mainan
kertas. Cuman pa iya musuh kita berpikir hal yang sama. Gaya ngomong Suzui ini
lucu banget karena seolah olah dia ngomong ke kita langsung dengan menghadap
kamera hahaha
Pada kesempatan pertama Yumeko
menang karena ngeluarin kartu batu sementara Saotome ngeluarin gunting. Di
ronde kedua Yumeko bikin taruhan sebanyak 50 koin. Suzui panik
danmemperingatkan ke Yumeko kalau taruhan Yumeko itu besar banget, tapi dengan
satu kata dari majikannya Suzui cuman bisa diem dan langsung mundur ke belakang
buahaha
Yumeko keliatan yakin dengan
pilihannya, kartu mereka sama – sama kertas sehingga hasilnya seri. Di belakang
suzui nampak sangat lega. Tapi hanya sampai di situ aja kelegaan Suzui karena
selanjutnya yumeko kalah karena kartunya adalah gunting sedangkan Saotome
mengeluarkan batu. Ronde ketiga dimulai dan kali ini Yumeko cuman mempertaruhkan
2 koin. Yumeko menang dengan mempertaruhkan 2 poin. Di ronde selanjutnya Yumeko
kembali mempertaruhkan 50 koin dan berakhir dengan kekalahan. Sampai akhirnya
mereka bermain Yumeko mengalami kekalahan sampai koinnya habis.
Yumeko yang tadinya terlihat
manis berubah menjadi serius dan bertanya pada Saotome apakah dia boleh
meminjam tambahan koin. Suzui mempertanyakan kewarasan Yumeko karena dia baru
saja kalah 1.2 juta yen dari Saotome.
![]() |
| Monolog Saotome |
Saotome memandang Yumeko dengan
penuh makna lalu menjentikkan jarinya. Semua orang di ruangan terdiam bagai
patung dan Saotome memulai monolognya. Ternyata kemenangan Saotome selama ini
berkat bantuan teman – temannya. Saotome memiliki 21 budak yang berutang
padanya sehingga dia bisa menyuruh budaknya itu menggambar sesuai dengan
keinginananya. Dia menyuruh budaknya menggambar hanya batu dan gunting sisanya
hanya tinggal probabilitas saja sehingga orang yang memilih kertas hanya
sedikit. Mengetahui apa yang akan dipilih tentunya membuat Saotome tahu benar
kartu apa yang harus dikeluarkan untuk menghadapi lawannya.
Saotome bertanya berapa koin yang
dia akan pinjem. Yumeko menjawab seribu, Saotome dan Suzui terkejut
mendengarkannya. Seribu koin kan artinya 10 juta yen. Yumeko bahkan bilang akan
mempertaruhkan semuanya di ronde selanjutnya. Saotome nampak tidak yakin apakah
Yumeko bisa membayar uang sebesar itu. Dengan tenang Yumeko mengeluarkan
segepok uang dari tasnya. Suzui saking kagetnya cuman bisa jatuh terduduk
buahhahaha bayangin lah 10 juta sekali main brooo
Satome juga ngga kalah kaget dan
menuduh kalau Yumeko memang sudah gila. Yumeko menegaskan justru inti dari
berjudi adalah kegilaan. Di dunia penuh kapitalisme ini uang adalah sesuatu
yang sangat berharga, mempertaruhkan hidup demi sebuah permainnya apa namanya
kalo ngga gila. Walau begitu masih saja banyak banyak orang berkumpul di kasino
untuk merasakan pengalaman mempertaruhkan hidupnya dengan berjudi. Semakin
gila, maka berjudi akan semakin menyenangkan. Melihat Saotome yang hanya diam
saja, Yumeko berkata sinis apakah Saotome merasa takut? Saotome lantas berdiri
dan menerima ajakan Yumeko untuk memulai permainan. Yumeko seperti orang kesurupan, matanya
berubah menjadi merah dan tertawa mengajak semua orang untuk hanyut dalam
permainan judi.
Suzui mempertanyakan sebenarnya
apa yang ada di pikiran Yumeko karena kemungkina Yumeko kalah dalam permainan
ini adalah 99% tapi kenapa dia nampak seyakin itu. Siapa sebenarnya Jabami
Yumeko ini?
Thought
Saya belum pernah baca komiknya
siy jadi ngga bisa ngebandingin komik sama dramanya. Tapi saya cukup puas kok
sama drama ini, ceritanya lain daripada yang lain hahaha Judi gituuu lo mana
yang Judi itu anak SMA lagi. Jangan ditiru ya adek – adek.
Jadi kayaknya di Yumeko ini
beneran gambler sejati deh, dia ngejar sensasi pertaruhan resiko. Padahal kalau
normal nampak manis dan anggun eh begitu udah judi berubah banget deh sampe
matanya berkilat merah gitu. Salut deh sama acting Minami Hamabe bisa langsung
swith gitu dari cewek manis ke cewek pyscho dalam hitungan detik.
![]() |
| dedek super gemeeess LOL |
Selain Minami, acting Mahiro
Takasugi juga patut diacungi jempol. Kocak abis. Suzui disini sekilas mirip
sama Nankatsu HanaKimi. Cuman ya gilanya si Suzui ngga sebanding lah
sama Nankatsu. Karena penasaran sama episode pertamanya jadi baca – baca deh
resume komiknya. Kayaknya episode ke depannya bakal tambah seru karena lawan
tanding Yumeko bakalan bervariasi dan tambah aneh – aneh tentunya. Uia bonusnya
bakalan ada Taishi juga loh di drama ini. Hayooooo jadi tambah penasaran ngga
tuh? hahaha



























Comments
Post a Comment